Nighthawk F-117A November 14, 2008
Posted by chasta in Cerita.Tags: F117A, Nighthawk
add a comment
Another one of my collection

Nighthawk F 117 A
Pesawat ini tergolong kedalam stealth-ground attack aircraft, pertama kali beroperasi pada tahun 1981 oleh USAF. Penggunaan simbol “F” pada F-117 A sebenarnya kurang tepat mengingat simbol “F” ini memiliki arti air-to-air fighter. Mungkin yang lebih tepat menggunakan simbol “A”, yang memiliki arti ground-attack aircraft. Yang menarik dari pesawat ini adalah teknologi stealth yang dikenal dengan Low Observation Technology. Teknologi ini memanfaatkan prinsip radar cross section reduction, acoustic dan thermal. Dan yang menggelikan pilot-pilot Nighthawk menamakan diri mereka sebagai Bandits

Nighthawk in Action
Spesifikasi Teknis
Crew : 1 pilot
Panjang : 20,08 meter
Lebar Sayap : 13,20 meter
Tinggi : 3,78 meter
Berat Kosong : 13.380 kg
Mesin : 2 x General Electric F404-F1D2 turbofan
Kecepatan Maksimum : 993 km/h
Ketinggian Maksimum : 20.000 meter
Apache AH 64 November 13, 2008
Posted by chasta in Cerita.Tags: AH64, Apache
add a comment
Another prize from my lovely girlfriend. Dari dulu sebenernya udah lirik lirik helicopter kaya beginian kalau pas jalan ke Semanggi atau ke ITC Kuningan. Akhirnya di hari ulang tahun ku yang ke 24, Rini ngasih kado ini, sebuah RC AH-64 Apache.

Apache AH64 1
Nah itu dia gambar etalasenya kira kira. Yang ini self shot nya.

Prize Box

Apache AH64 2
Apache AH64 tergolong kedalam helikopter tempur, dengan empat buah blade di baling baling, serta rotor di bagian belakang.
Spesifikasi Teknis
Crew : 2, pilot dan co-pilot/gunner
Panjang : 17,73 meter
Diameter Rotor : 14,63 meter
Tinggi : 3,87 meter
Berat Kosong : 5165 kg
Mesin : 2 x General Electric T700 GE701
Kecepatan Maksimum : 265 km/h
Jarak Jelajah : 1900 km
Ketinggian Maksimum : 6400 m
Kecepatan naik : 12,7 m/s
Untuk urusan amunisi, helikopter ini dilengkapi dengan 1 x M230 30 mm cannon, Hydra 70 FFAR rocket, dan kombinasi AGM-114 Hellfire, AIM-92 Stinger, AIM-9 Sidewinder.
Agusta Carabinieri A109 Power November 11, 2008
Posted by chasta in Cerita.Tags: A109, Agusta, Carabinieri
1 comment so far
10 November 2008, I will introduce my hobbies collection one by one start by this collection. Today I received this gift from Ms. Rini. Agusta Carabinieri A109 Power. She knows I start to collect this stuff.

Agusta Carabinieri 1
Searching searching di Wikipedia, ayo dibahas informasi informasi related to this stuff.
Carabinieri adalah korps kepolisian negara Italia bermarkas di Roma, memiliki nama resmi “Arma dei Carabinieri”, misinya adalah mengontrol kriminal dan melayani masyarakat untuk patuh terhadap hukum yang berlaku.

Coat Carabinieri
Agusta A109 adalah salah satu armada yang dimiliki oleh organisasi ini, diproduksi oleh Agusta/AgustaWestland Italia. Pada awalnya helikopter ini di design untuk komersial pada tahun 1960, yang kemudian mengalami modifikasi di berbagai variannya.
Berikut ini adalah spesifikasi teknis Agusta A109 Power
Crew : 1 atau 2 pilot
Kapasitas : 7/6 penumpang
Panjang : 13,04 meter
Diameter Rotor : 11 meter
Tinggi : 3,5 meter
Berat Kosong : 2000 kg
Berat Maksimum Take Off : 2850 kg - 3000 kg
Mesin : 2 x Pratt & Whitney Canada 206C atau Turbomeca Arrius 2K1 turboshaft
Kecepatan Maksimum : 285 km/h
Jarak Jelajah : 964 km
Ketinggian Maksimum : 5974 m
Kecepatan Naik : 9,8 m/s
Walaupun design awalnya adalah untuk kepentingan komersial, namun untuk misi militer helikopter ini bisa dipersenjatai dengan berbagai amunisi antara lain machine gun, missile launcher, atau unguided rocket in pod.
Terakhir ada satu lagi foto A109 berikut sponsornya

Agusta Carabinieri 2
Problem With My Compressor October 18, 2008
Posted by chasta in Cerita.Tags: coil, denso, kompressor
1 comment so far
Hari ini mulai dari jam 10 pagi sampai jam 6 hang out di bengkel. Gayanya hang out
padahal benerin mobil. Masalahnya ada di AC. Kadang kadang ni AC bisa dingin banget, tapi kadang si AC malah niupin udara panas (kalau udh gini suhu diluar bisa lebih dingin daripada di dalem mobil).
Pertama tama suspectnya ada di freon, jadi ditambahlah freon. Untuk sementara case closed, saya lanjut perjalanan. Tapi pas ditengah jalan kumat lagi penyakitnya, mana cuaca lagi panas panasnya plus emosi ni gara gara ternyata case belum closed.
Saya bawa balik lagi ke bengkel. Setelah diteliti ternyata ada masalah di kompressor AC nya. Biar jelas, coba saya tunjukkan gambarnya.

Compressor Denso
Coil yang seharusnya tetap berputar pada saat AC dinyalakan, ternyata sering berhenti. Pada saat mesin dingin coil berputar, tapi ketika mesin sudah memanas kadang coil ini berhenti berputar. Padahal suhu mesin normal-normal saja.
Kompressor AC dibongkar, agak sulit juga sepertinya karena harus membongkar komponen power steering. Setelah itu coil ditest daya elektromagnetnya. Fine, sepertinya nggak ada masalah. Tapi tetep saja ada kekhawatiran jika mesin panas si coil ini akan kehilangan daya elektromagnetnya. Akhirnya digantilah coil kompressornya, dan sekarang AC di mobil udah mak nyess. adem..
Tapi imbasnya harus mengeluarkan budget yang lumayan banyak
Creating OMAL Connection October 17, 2008
Posted by chasta in Pelajaran & Pengalaman.Tags: OMAL, X25, XOT
1 comment so far
Apa yang harus pertama kali diperhatikan ketika ingin mengintegrasikan sebuah Network Element (NE) kedalam network? Yang pasti NE tersebut harus bisa dimonitor untuk menjaga availability-nya. Untuk bisa dimonitor, maka perlu dibuat koneksi yang biasa disebut OMAL. Koneksi ini akan menghubungkan NE dengan OSS. Berikut ini sedikit gambaran konfigurasinya.

OMAL Connection
Langsung saja bereksperimen, contoh kasus, misalkan ada sebuah NE baru yaitu BSC yang diintergrasi ke network. Konsep yang harus diperhatikan yaitu:
- Koneksi OMAL biasanya menumpang pada 1 Time Slot di PCMA (interface dari BSC/TRAU ke MSC)
- Dari Router XOT ke jaringan IP backbone menggunakan enkapsulasi X.25, OSS kita anggap berada didalam cloud IP backbone
- Karena untuk koneksi OMAL ini hanya menggunakan 1 timeslot dan tidak ada koneksi langsung dari BSC ke router XOT, maka perlu proses nail up connection atau TDM termination. Proses ini konsepnya memappingkan Time Slot dari BSC dan Time Slot dari MSC ke router XOT.
Now, the step
saya akan membahas untuk proses di router dan MSC/MGw saja, karena saya tidak berkompeten untuk menjelaskan creation di level access network.
Konfigurasi di Cisco Router XOT
asumsi, kita menggunakan port serial 1/0:5. X.25 address: 51001000754301
xot-ce (config)# controller e1 1/0
xot-ce (config-contr)# channel-group 5 timeslot 5
xot-ce (config-contr)# framing no-crc4
xot-ce (config-contr)# end
Konfigurasi X.25 for BSC Ericsson
xot-ce (config)# interface serial 1/0
xot-ce (config-if)# description connected to BSC 5 51001000754301
xot-ce (config-if)# bandwidth 64
xot-ce (config-if)# no ip address
xot-ce (config-if)# encapsulation x25 dce
xot-ce (config-if)# x25 htc 31
xot-ce (config-if)# serial restart-delay 0
xot-ce (config-if)# clockrate 64000
xot-ce (config-if)# lapb T1 20000
xot-ce (config-if)# lapb N2 3
xot-ce (config-if)# end
Konfigurasi X.25 for BSC Siemens
xot-ce (config)# interface serial 1/0:5
xot-ce (config-if)# description connected to BSC 5 51001000754301
xot-ce (config-if)# no ip address
xot-ce (config-if)# encapsulation x25 dce
xot-ce (config-if)# x25 htc 2
xot-ce (config-if)# end
Konfigurasi X.25 for BSC Motorola
xot-ce (config)# interface serial 1/0:5
xot-ce (config-if)# description connected to BSC 5 51001000754301
xot-ce (config-if)# no ip address
xot-ce (config-if)# encapsulation x25 dce
xot-ce (config-if)# x25 ltc 1024
xot-ce (config-if)# x25 htc 1056
xot-ce (config-if)# x25 ips 4096
xot-ce (config-if)# x25 ops 4096
xot-ce (config-if)# lapb T1 30000
xot-ce (config-if)# lapb N2 10
xot-ce (config-if)# end
Konfigurasi X.25 for BSC Nokia
xot-ce (config)# interface serial 1/0:5
xot-ce (config-if)# description connected to BSC 5 51001000754301
xot-ce (config-if)# no ip address
xot-ce (config-if)# encapsulation x25 dce
xot-ce (config-if)# x25 ltc 1024
xot-ce (config-if)# x25 htc 1056
xot-ce (config-if)# end
Konfigurasi X.25 routing
xot-ce (config)# x25 route ^51001000754301$ interface Serial 1/0:5
xot-ce (config)# end
Untuk database di MSC NSN ex Siemens
- Create trunk group khusus untuk OMAL (jika belum ada), nantinya trunk group ini akan berisi semua koneksi OMAL dari berbagai BSC.
- Create 2 trunk untuk destinasi dari BSC ke MSC dan MSC ke router XOT
- Create Nail Up Connection (NUC), jangan lupa aktivasi nail up yang baru saja di create
Untuk database di MGw Ericsson
- Create 2 buah DS0 bundle masing masing di port yang dipakai untuk PCMA yang ditumpangi, dan di port yang menuju ke router XOT
- Create TDM Cross Connection untuk kedua DS0 bundle tersebut.
Untuk creation di MGw Ericsson kebetulan saya punya contoh scriptnya
ECHO “=====>> Creating Ds0Bundle #03#”
CREATE
(
parent “ManagedElement=1,Equipment=1,Subrack=3,Slot=25, PlugInUnit=1,ExchangeTerminal=1,Os155SpiTtp=MOD2-25-1,Vc4Ttp=1,Vc12Ttp=1,E1Ttp=1″
identity “MOD2-25-1-1_Ds3″
moType Ds0Bundle
exception none
nrOfAttributes 3
userLabel String “OMAL_BSC5″
listOfTimeSlots Array Integer 1 30
tdmMode Boolean “TRUE”
)
ECHO “=====>> Creating Ds0Bundle #08#”
CREATE
(
parent “ManagedElement=1,Equipment=1,Subrack=6,Slot=21, PlugInUnit=1,ExchangeTerminal=1,Os155SpiTtp=ETMOD-21-1,Vc4Ttp=1,Vc12Ttp=32,E1Ttp=1″
identity “ETMOD-21-1-32_Ds8″
moType Ds0Bundle
exception none
nrOfAttributes 3
userLabel String “OMAL_BSC5_ROUTER”
listOfTimeSlots Array Integer 1 6
tdmMode Boolean “TRUE”
)
ECHO “=====>> Creating TdmCrossConnection #01#”
CREATE
(
parent “ManagedElement=1,TransportNetwork=1″
identity “MOD2-25-1-1_Ds3_ETMOD-21-1-32_Ds8″
moType “TdmCrossConnection”
exception none
nrOfAttributes 3
userLabel String “OMAL_BSC5_XOT”
ds0bundleMoRefA Reference “ManagedElement=1,Equipment=1,Subrack=3,Slot=25, PlugInUnit=1,ExchangeTerminal=1,Os155SpiTtp=MOD2-25-1,Vc4Ttp=1,Vc12Ttp=1,E1Ttp=1,Ds0Bundle=MOD2-25-1-1_Ds3″
ds0bundleMoRefB Reference “ManagedElement=1,Equipment=1,Subrack=6,Slot=21, PlugInUnit=1,ExchangeTerminal=1,Os155SpiTtp=ETMOD-21-1,Vc4Ttp=1,Vc12Ttp=32,E1Ttp=1,Ds0Bundle=ETMOD-21-1-32_Ds8″
)REFRESH
(
)
Dalam script diatas Time Slot untuk OMAL BSC5 ditumpangkan pada PCMA 0 Time Slot 30, sedangkan Time Slot dari MGw kearah router menggunakan Time Slot 6 (Time Slot ini harus disesuaikan dengan konfigurasi yang ada di router XOT juga).
Demikian sharing dari saya
Setelah Perdebatan September 18, 2008
Posted by chasta in Cerita.Tags: minimalis, rumah
3 comments
Masih mengenai rumah. Sejak kemarin pusing mikirin desain depan rumah yang kayanya kurang sreg dengan desain dari developer. Jadi saya berinisiatif untuk mengajukan usulan sendiri. Si developer sudah menyetujui dengan perjanjian adanya penambahan biaya karena material yang diperlukan menjadi lebih banyak.
Kemarin dapat desain seperti ini

desain 1
Ternyata desain diatas menimbulkan kontroversi dengan “calon ibunya anak anak”
Sampai tadi malam jam 10.30 saya di kantor mendiskusikan desain ini. Mulai dari pintu, jendela, kemudian teras dan segala macamnya.
Sampai akhirnya tadi siang disela sela jam istirahat kantor diajak oleh seorang teman (thanks to mas Praditya) ke sebuah perumahan dengan model minimalis. Desainnya seperti ini

desain 2
Setelah meminta pendapat dari “calon ibunya anak anak” akhirnya deal. Kita setuju dengan model ini. Akhirnya…. fiuh.. Sekarang tinggal propose ke developer untuk model ini dan mendiskusikan mengenai tambahan biayanya.
Dik Rini, makasih ya buat diskusinya, juga pendapatnya dan usulan usulan desain Grand Depok City nya
Akhirnya Punya Rumah September 16, 2008
Posted by chasta in Cerita.Tags: rumah
1 comment so far
Kemarin sore saya transaksi untuk pembelian tanah dan rumah. Luas tanah 10 x 22 m dengan bangunan rumah type 45. Rumah mungil di suatu perumahan kecil yang mudah mudahan cukup untuk persiapan membangun keluarga kecil.
Bismillah, semoga semua urusan dilancarkan. Amin.
Kemarin foto foto tanah yang dibeli, masih berupa tanah dengan patok patok dan mulai dibangun fondasi. Target bangunan selesai sekitar 3 bulan dari sekarang. Hm.. nggak sabar nempatin rumah baru. Senang rasanya punya sesuatu hasil keringat sendiri

progress rumah 150908
Nautilus Equipped September 1, 2008
Posted by chasta in Cerita.Tags: Stebel Nautilus
2 comments
Hari Sabtu yang lalu iseng iseng jalan ke sebuah bengkel, hasilnya ini. Mobil Honda Civic Ferio saya dipasangin horn Stebel Nautilus
Dan sekarang lagi hobby banget ngusilin orang, dikit dikit klakson, dikit dikit klakson. Hehe..

Stebel Nautilus
Foto packaging nya

Package
Dan ini spesifikasi teknisnya

Spec
Horn Stebel dihubungkan ke switch 3 kaki, sehingga horn aslinya masih bisa dipakai kalau kangen dengan suara aslinya yang merdu. Mana sih mobil yang dipasangin Stebel Nautilus? Hehe, numpang narsis

Ferio
Akhir posting, selamat menunaikan ibadah puasa. Mohon maaf lahir batin. Daripada mikir yang enggak enggak menjelang buka puasa mending disalurkan ke hobby yang bermanfaat. Tapi ingat managing budget
Perjuangan Belum Usai Kawan July 15, 2008
Posted by chasta in Cerita.Tags: Kelangkaan BBM
2 comments
Setelah postingan sebelumnya mengenai penutupan jalan, kali ini cerita tentang kelangkaan BBM. Di setiap SPBU antrian kendaraan panjang banget, bahkan kemarin pagi sekitar jam 8.30 pagi sudah ada plang bertuliskan “PREMIUM HABIS”.
Sepertinya memang perlu alternatif kendaraan seperti sepeda nih. Bensin di motor sudah kedip kedip sejak kemarin, mobil sama juga, sudah mepet di garis merah. Besok bisa bisa ke kantor jalan kaki nih kalau belum nemu bensin juga.
Semangat kawan, ingat perjuangan yang sudah sudah.. jalan kaki dari rumah ke kantor nggak ada apa apanya (menghibur diri sendiri
)